Rabu, 22 Mei 2013

Aku bosan Ketika Kau tak mengerti aku

Gerimis di sore ini mengantar kan aku pada kata "rindu "kepada keluarga ku.Kring kring berbunyi sampai dua kali aku dengar dari sana.Setelah ada jawaban dari seorang laki-laki paruh banya menjawab nya dan si bapak yang mengangkat nya.Tiba -tiba  beliau bertanya apa pengin ngobrol sama ibu tanya nya ? dan aku pun mengiyakan ,si ibu lagi ada di depan bersama Dina anak kedua dari kakak ku yang ke 2.Sebelum hp nya di kasih ke ibu,si bapak bercerita singkat tentang ladang nya yang di tanami buah melon.Kata beliau perlu biaya banyak untuk merawat nya, hahhh....pikir ku pasti ujung-ujung nya duit lagi.Aku tambah marahh,,kesell ketika ibu ku berniat mau mendatangi pernikahan teman ku dengan menyuruh Ssatria yang baru umur 8 th itu.
  
Aku pun mengurung kan diri untuk datang di acara teman ku.Aku kesal sekali hari ini, niat hari ingin bercerita tentang unek-unek ku tapi kau rusak dengan ke egoan kalian. Aku punya masa depan sendiri..Bapak ibu sekarang tinggal ber 2 kenapa harus mengada2kan bila nyata nya tidak ada.Uang yang aku kirim buat beli kambing juga musnah kau buat beli motor.Aku hanya diam.AKu diam karena menggangap kalian adalah orang yang aku hormati,Bukan terus menerus mengeluh  aku.Jujur aku masih ingat waktu itu kau melarang ku sekolah ke SMA.Tapi kenapa waktu adik ke sekolah SMA kau pun mau membiayai nya.Lupa kah kalian selalu meremeh kan aku.Kau bilang kerja ku lambat,kau bilang anak yang bekal baik ke orang tua adalah Mbak LIlik bukan aku.


AKU pun menganggap itu hanya takdir ku dan kesalahan ku yang mau menuruti kata-kata mu.Untuk tetap di rumah membantu pekerjaan orang tua tanpa di beri uang.Aku remaja yang butuh ini itu dan tak cukup hanya di rumah maka nya selalu saja kau buat aku minderbila bertemu teman sebayaku..
dan suatu hal lagi yang tak pernah aku mengerti kenapa ketika membelikan tanah untuk adik kau tidak pernah memberitahu ku,kau merahasiakan dari ku.Kata mu aku jangan sampai mengerti,,,hemmm ahh..aku hanya bisa mensyukuri atas apa yang aku dapat dan tidak berharap banyak pemberian dr orang tua.Semoga aku bisa menyikapi nya positif.perfikir terlebih dahulu sebelum bertindak.Semoga ada hikmah dari segala kejadian yang aku alami..sekiann

Tidak ada komentar:

Posting Komentar